DOMPU, detikindonesian.com  – Diduga tidak terima, motor milik ponakan terduga pelaku Dipinjam dengan secara paksa, telapa tangan HY 25 tahun warga Dusun Jati Baru Desa Tekasire Kecamatan Manggelewa Kabupaten Dompu, akibat dia dianiaya dengan mengunakan senjata tajam Selasa 20/07/21) pukul 15:00 wita.

 

Peristiwa Pembacokan yang terjadi di rumah sakit Pertama Manggelewa tersebut berawal dari korban saudari HY, menghadang Pona’annya ERY terduga pelaku tepatnya di depan kuburan Desa Tekasire guna meminjam motor untuk berpergian ke Kecamatan Kempo.

 

 

Namun sesampai di Terminal Cabang Banggo Pona’an dari terduga pelaku pemilik motor tersebut tiba-tiba di turunkan secara paksa oleh HY dengan cara mendorong nya sehinga ponakan terduga pelaku hampir terjatuh.

Bebebrapa menit usai didorong ponakan terduga pelaku tersebut duduk sambil menungu HY (korban red) kembali dengan motor milikinya. karena HY tidak kunjung datang juga Pona’an dari terduga pelakupun kemudian pulang ke rumahnya dengan menggunakan ojek, sesampainya di rumah iapun langsung mengadu kepada Pamannya sadari ERY,”ujarnya Kapolsek Manggelewa IPTU. Abdul Malik SH. Saat dikonfirmasi oleh media ini pukul 21:58 wita.

 

 

Lanjut kapolsek mangelewa Mengatakan, Karena tidak terima dengan apa yang di sampaiakan oleh Pona’annya terduga Pelakupun langsung mencari keberdaan HY Korban yang membawa motor pona’annya tersebut.

 

“Beberapa menit terduga pelaku mencari korban kemudian iapun kemudian mendapat informasi dari temannya bahwa korban saudari HY yang membawa motor tersebut sudah berada di Rumah Sakit Pertama untuk berobat karena ia terjatuh dari motor yang sebelumnya korban pinjam secara paksa itu.”Jelas Kapolsek.

 

Mendengar hal itu, terduga pelaku langsung bergegas menuju rumah sakit Pertama untuk menemui korban dan menanyakan motor milik ponakan yang saudari korban pinjam.

 

“Sesampai di Rumah Sakit Pratama tempat korban berobat, Terduga pelaku langsung menanyakan keberadaan korban kepada petugas Rumah Sakit setempat, usai pelaku menanyakan keberadaan korban, terduga pelakupun melihat korban, namun pada sa’at korban tersebut di lihat oleh terduga pelaku, iapun kemudian langsung berlari masuk kembali ke dalam ruangan rumah sakit tempat ia berobat. Melihat korban berlari terduga pelaku kemudian langsung mengejar nya sampai dapat, pelaku saat itu langsung membacok Korban dari belakang dengan menggunakan sebilah parang sehingga telapak tangan korban hampir terputus hingga korban jatuh tergeletak di lantai dengan tersimpah darah,”Terangnya.

 

 

Lebih lanjut pihaknya mengatakan, usai melakukan penganiayaan terhadap korban terduga pelaku kemudian pulang menuju kerumahnya di Dusun Madalandi.

 

“Sekitar pukul 16.14 wita, Anggota piket jaga polsek Manggelewa di informasikan oleh Masyarakat atas kejadian tersebut melalui Hand Phone, Mendengar informasi kejadian tersebut Anggota piket Jaga yang di pimpin oleh Kspkt I AIPSA SAFRIN bersama anggota  langsung meluncur menuju lokasi TKP di Rumah Sakit Pratama, guna memastikan situasi kondisi korban dan terduga pelaku,”Cetusnya.

 

 

Lebih lanjut pihaknya kapolsek Manggelewa mengungkapkan, tepat pada Pukul 17.00 wita Anggota Polsek manggelewa mendapatkan informasi bahwa ERY terduga pelaku sedang berada di rumahnya di Dusun Madalandi.

 

 

“Anggota Polsek Manggelewa yang di Pimpin lansung oleh Kapolsek Manggelewa Iptu. Abdul Malik SH, langsung meluncur ke tempat tingal (Rumah red) ERY terduga pelaku guna mempertangungjawapkan perbuatan. terduga pelaku kini di Giring ke Mapolres Dompu, dengan mengunakan Mobil patrol guna diperiksa lebih lanjut,”Ungkapnya Kapolsek Manggelewa Iptu. Abdul Malik SH,’***

Redaktur : Amir_NTB | DETIKINDONESIAN.COM

By DETIKINDONESIAN.COM

Sumber Informasi Terpercaya Untuk Memenuhi Kebutuhan Masyarakat Dalam Mencari Refrensi informasi atau berita yang aktual terpercaya

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com