detikindonesian.com

Penulisan dan peliputan lebih kritis, berani dan mencerdaskan serta mengedepankan nilai-nilai kemanusian, dan tulus mengabdi kepada kepentingan publik.

Cegah Penyebaran Corona, 8 Bandara AP II Sediakan Fasilitas GeNose C19

 

Cegah Penyebaran Corona, 8 Bandara AP II Sediakan Fasilitas GeNose C19

 

JAKARTA – PT Angkasa Pura II (Persero) terus tancap gas menyediakan fasilitas pengetesan Covid-19 menggunakan GeNose C19.

 

Tercatat per 19 April 2021, sudah 8 bandara yang dikelolanya menyiapkan fasilitas GeNose C19 untuk para penumpang.

 

Tiga di antaranya dibuka pada awal minggu ini yaitu Bandara Radin Inten II (Lampung), Bandara Supadio (Pontianak) dan Bandara Raja Haji Fisabilillah (Tanjung Pinang).

 

Presiden Director Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin mengungkapkan seluruh bandara yang dikelola perusahaan nantinya akan menyediakan layanan tersebut.

Hal itu sejalan dengan ketentuan di dalam Surat Edaran Kementerian Perhubungan Nomor 26 Tahun 2021 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dalam Negeri Dengan Transportasi Udara Dalam Masa Pandemi Corona Virus Disease (Covid-19).

 

Namun, kata Awaluddin, fasilitas tes GeNose C19 di seluruh bandara Angkasa Pura ll akan dibuka secara bertahap dengan melihat kesiapan berbagai aspek seperti peralatan, SDM, dan prosedur. Selain itu, layanan juga diberikan setelah mendapat persetujuan.

Di awal pekan ini, Awaluddin ikut meninjau langsung pelaksanaan layanan GeNose C19 di Bandara Depati Amir, Pangkalpinang, yang dibuka sejak 12 April lalu.

 

“GeNose C19 merupakan salah satu fasilitas tes Covid-19 di Airport Health Center yang ada di bandara-bandara AP II. Fasilitas tes lainnya yang ada di bandara AP II adalah rapid test antigen dan PCR test. Airport Health Center kami operasikan di seluruh bandara AP II untuk mendukung calon penumpang pesawat dapat mudah memenuhi protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19,” tuturnya dalam keterangan resminya, Selasa (20/4)

 

Awaluddin menuturkan rata-rata penggunaan GeNose C19 di setiap bandara berkisar sekitar 15-20 persen dari total jumlah penumpang pesawat setiap harinya.

 

Sesuai dengan SE Kemenhub Nomor 26 tahun 2021, penumpang pesawat dalam negeri pada masa pandemi Covid-19 wajib memenuhi persyaratan kesehatan yakni menunjukkan surat keterangan hasil negatif RT-PCR atau hasil rapid test antigen yang sampelnya diambil dalam kurun waktu 2 x 24 jam sebelum keberangkatan, atau hasil negatif tes GeNose C19 di bandara dalam kurun waktu 1 x 24 jam sebelum keberangkatan untuk penerbangan menuju Bali

 

Sementara itu untuk tujuan selain Bali, wajib memenuhi menunjukkan surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR yang sampelnya diambil maksimal 3 x 24 jam atau hasil negatifĀ rapid testĀ antigen yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimalĀ 2 x 24 jam sebelum keberangkatan, atau hasil negatif tes GeNose C19 di bandara dalam kurun waktu 1 x 24 jam sebelum keberangkatan.

 

Layanan GeNose C19 di seluruh bandara Angkasa Pura II dioperasikan oleh pihak ketiga yang memiliki kompetensi seperti Farmalab. Tarif untuk layanan ini sebesar Rp 40Ā ribu per orang.

 

“Setiap calon penumpang pesawat yang ingin melakukan tes dengan GeNose C19 diimbau untuk melakukan registrasi terlebih dahulu melalui aplikasi Farmalab, serta memperhatikan prosedur yang ada seperti di antaranya tidak makan minimal 30 menit sebelum pelaksanaan tes,” ujarnya.

 

Berikut daftar lengkap bandara Angkasa Pura II yang telah membuka fasilitas tes Covid-19 dengan GeNose C19:

 

  1. Bandara Husein Sastranegara (Bandung)

 

  1. Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II (Palembang)

 

  1. Bandara Sultan Thaha (Jambi)

 

  1. Bandara Depati Amir (Pangkalpinang)

 

  1. Bandara HAS Hanandjoeddin (Belitung)

 

  1. Bandara Radin Inten II (Lampung)

 

  1. Bandara Supadio (Pontianak)

 

  1. Bandara Raja Haji Fisabilillah (Tanjung Pinang).

 

 

 

Sumber : AP II

Laporan : Ariani (Jakarta)

Admin : Hery Ferdian

 

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com