detikindonesian.com

Penulisan dan peliputan lebih kritis, berani dan mencerdaskan serta mengedepankan nilai-nilai kemanusian, dan tulus mengabdi kepada kepentingan publik.

Tanpa Motif, Seorang Aktivis Monta Selatan Dibacok hingga Luka Parah

DETIKINDONESIAN.COM | BIMA – Seorang Aktivis Senior Monta Selatan Arif Kusnadi (54) Tahun Warga Desa Tolo Uwi Kini menjadi korban pembacokan brutal pemuda desa Tolo Uwi kecamatan Monta kabupaten Bima,Kamis,(15/04/2021).

Peristiwa tersebut terjadi kamis sore tadi dan menggegerkan seluruh wilayah monta selatan khususnya, pasalnya dikabarkan korban tidak memiliki masalah dengan pelaku yang diketahui bernama panggilan Kocona (24 tahun).

Korban bernama lengkap Arif Kusnadi (54 tahun) warga RT 02 Desa Tolo Uwi adalah salah satu aktivis senior wilayah monta. Dibacok Kamis (15/4-21) sekitar pukul 17.35 Wita di kandang sapi miliknya yang letaknya tidak jauh dari kediamanya.

Akibat aksi brutal pelaku, korban mengalami luka serius di bagian kepala, lengan kanan dan dada akibat tusukan pisau belati milik pelaku.

Korban langsung dilarikan ke puskesmas monta oleh warga untuk mendapatkan pertolongan dan dirawat intensif.

Di ruang perawatan, korban dengan Terbaring menahan sakit sempat menjelaskan, beberapa saat sebelum kejadian mengetahui pelaku berjalan dari arah depan. “Saya tidak menaruh curiga sedikitpun karena saya tidak punya masalah dengan dia (pelaku) dan juga memang ada jalan umum dekat kandang,” terangnya dengan mata tetap tertutup.

Menganggap pelaku telah pergi jauh, korban masih fokus depan perapian sambil menunggu waktu berbuka, namun dari arah belakang ternyata pelaku menghujamkan belati ke kepala korban, dan dengan bertubi tubi terus menghujani korban dengan pisau di tangan. Aksi bringas pelaku berakhir setelah pisau menancap di lengan kanan korban karena gagangnya patah, lalu melarikan diri.

Tidak banyak warga yang menyaksikan kejadian tersebut, sehingga korban dengan darah terus mengucur berjalan menuju jalan raya untuk meminta pertolongan.

Ilyas (49 th) RT 04 adalah salah satu warga yang dengan sigap membawa korban ke polindes, “pihak polindes tidak mampu tangani, kami minta bantuan mobil bos tajo untuk membawa korban kemari,” jelasnya di PKM monta.

Belum diketahui apa motif dibalik percobaan pembunuhan ini, namun untuk sementara diduga ada kaitan dengan status korban dalam akun fb refolusi pada kamis siang pukul 13.00 wita yang isinya “Pengedaran sabu-sabu di monta dalam kaya di pasar ikan”

Sementara Sampai Berita ini diberitakan, pelaku masih dalam upaya pencarian pihak kepolisian. Suasana masih kondusif karena keluarga korban hukum akan tetap ditegakkan.***

Sumber : Amiruddin | detikindonesian.com
Admin : Hery

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com