Repoter : Amiruddin, S Pd
Editor     : Hery

DETIKINDONESIAN.COM | NTB BIMA – Penyaluran pupuk Subsidi di Wilayah Kabupaten Bima sudah terasa sejak Agustus 2020 lalu. Bahkan tak hanya di Kabupaten Bima saja Yang Menggalali Kelangkaan pupuk , Tetapi Di Kabupaten lainpun merasakan hal Yang sama dengan kondi kelangkahan pupuk, Rabu. (6/1/2021).

Kelangkaan pupuk menjadi kesulitan bagi para petani untuk mengembangkan hasil pertaniannya. Jika kelangkaan itu berlangsung lama, maka berpotensi memiliki dampak buruk, bahkan hingga gagal panen.

Bila melihat alokasi stok pupuk yang sampai detik ini belum tersedia, seharusnya kelangkaan pupuk bersubsidi tidak terjadi. Apalagi, pola distribusi subsidi dilakukan secara tertutup, fakta di lapangan berkata lain, karena masih ada keluhan petani susah mendapatkan pupuk bersubsidi.

Dengan Banyak nya Keresahan Masyarakat Petani yang Hampir 24 Jam Membicarakan kelangkahan pupuk Subsidi, Sayapun Berinisiatif Mendatangi Dinas UPT Pertanian Kecamatan Monta Kabupaten Bima, Untun Menanyakan Faktor terjadinya Kelangkahan Pupuk Subsidi,

“Setelah kami melakukan konfirmasi dengan pihak UPT Pertanian Kecamatan Monta, Mengataka entah faktor apa kamipun tidak tahu, Ucap dari Sekertaris UPT Pertanian Kecamatan Monta.”Sebutnya.

Tentunya kelangkaan pupuk bersubsidi tersebut tentu petani mengeluhkan kekhawatiran produksi dan produktivitas menurun yang mengakibatkan pendapatan usaha tani merugi. Saat ini, jenis pupuk bersubsidi yang menghilang di pasaran antara lain jenis pupuk NPK, Urea, Kasiel dan Poscat.

Terkait PT. Pupuk Indonesia agar melakukan revitalisasi pabrik serta mengatasi dan mengawasi kelangkaan pupuk bersubsidi ditingkat distributor dan pengecer. “PT. Pupuk perlu mengidentifikasi dan memberikan rekomendasi pemecahan agar solusi permasalahan terkait pupuk yang terjadi selama ini sehingga dapat ditemukan solusi agar kelangkaan pupuk tidak berulang setiap tahun,” tuturnya.

Terakhir, Komisi VI DPR RI, kami meminta agar segerah mengatensi kepada Direktur Utama PT. Pupuk Indonesia. Terkait kelangkaan pupuk.

“Jeritan Serta Tangisan Masyarakat Kecamatan Monta Kabupaten Bima, Suherman Tokoh Masyarakat Desa Sakuru Yang Perduli Terhadap Kondisi Petani Meminta Kepada Bupati Bima, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bima Serta Mentri Pertanian Syarul Yasin Limpo agar secepatnya menyalurkan pupuk Subsidi, “Harapan.***

 

By DETIKINDONESIAN.COM

Sumber Informasi Terpercaya Untuk Memenuhi Kebutuhan Masyarakat Dalam Mencari Refrensi informasi atau berita yang aktual terpercaya

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com