detikindonesian.com

Penulisan dan peliputan lebih kritis, berani dan mencerdaskan serta mengedepankan nilai-nilai kemanusian, dan tulus mengabdi kepada kepentingan publik.

Pemberantasan Narkotika Di Riau Tahun 2020, BNNP Riau Berhasil Sita 74 Kg Sabu dan 52 Tersangka

PEKANBARU – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Riau berhasil tangkap 52 tersangka pelaku narkoba sepanjang tahun 2020 ini, Dari tangan para pelaku BNNP Riau berhasil menyita 74,9 kilogram narkoba jenis sabu, Selain narkotika jenis sabu, BNNP Riau tahun ini juga mengamankan sebanyak 38.337 butir ekstasi dan Ganja 3.978 gram.

Angka tersebut, sangat jauh tertinggal dengan tangkapan Ditnarkoba Polda Riau dan jajaran yang dari bulan Januari hingga 23 Desember 2020 berhasil mengamankan sebanyak 601,35 kilogram sabu, dari 1.685 perkara, dengan 2.385 tersangka.

Dalam keterangan persnya, Kepala BNNP Riau Brigjen Kennedy menjelaskan 52 tersangka tersebut berhasil diringkus oleh 4 satuan BNN yang ada di Riau. Yakni BNNP Riau sebanyak 38 tersangka, BNNK Pekanbaru 6 orang tersangka, BNNK Pelalawan 4 tersangka dan BNNK Dumai 4 tersangka.

“Hanya satu satuan kerja saja yang tidak memiliki pengungkapan kasus yakni BNNK Kuansing. Memang untuk kabupaten dan kota kita hanya memiliki 4 satuan kerja. Selebihnya belum ada,” terangnya, Rabu (23/13/2020).

” Dari 52 orang tersangka itu 47 orang berjenis kelamin laki-laki dan 5 orang perempuan,” imbuhnya.

Sementara untuk barang haram yang berhasil disita yakni BNNP Riau berhasil menyita sekitar 74 kilogram sabu, 38.327 butir ekstasi dan 3.978 gram ganja. Untuk BNNK Pekanbaru sebanyak 708 gram sabu, BNNK Pelalawan 11,66 gram sabu, BNNK Dumai 158 gram sabu dan 10 butir pil ekstasi.

“Pengungkapan ini menyelamatkan nyawa 556.937 orang,” sebut Kepala BNNP Riau, Brigjen Kenedy, didampingi Kabid Pemberantasan Kombes Berliando dan Kabid P2M Kompol Khodirin, Rabu (23/12/2020).

Terkait maraknya pelaku narkoba yang dikendalikan dari dalam Lapas yang ada di Riau, Kennedy menjelaskan bahwa akan ada pemindahan narapidana ke Nusa Kambangan sebanyak 100 orang dari lapas dan rutan yang ada di Riau oleh Kemenkumham Riau. Dimana sebelumnya sudah diberangkatkan sebanyak 47 orang beberapa waktu lalu.

Kenedy mengakui, pihaknya kesulitan untuk menangkap gembong besar pengedar barang haram ini. Lantaran keberadaan mereka yang sudah melintasi batas teritorial negara.

Kembali ke persoalan banyaknya narapidana penghuni Lapas yang banyak mengendalikan pengiriman narkoba, Kenedy menegaskan, pihaknya berupaya mengungkapnya.

Tetap diajukan pidana untuk penghuni Lapas (pengendali narkoba) ini. Walaupun dia tahanan, ada proses lanjut untuk ditersangkakan lagi,” ucapnya.***

 

 

 

Reporter : Fery Fadly
Editor : Hery

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com