April 12, 2021

DETIKINDONESIAN.COM

Berita Update Dan Terpercaya

Dugaan pelanggaran penggunaan BOS Afirmasi dan BOS Kinerja di SMP Satu ATAP WORO

 

Bima, DETIKINDONESIAN.COM – Untuk membantu kegiatan oprasional sekolah dan mendukung kegiatan belajar mengajar yang belum tercukupi dari dana Bantuan Oprasional Sekolah reguler serta sebagai bentuk penghargaan atas kinerja sekolah, pemerintah telah memberikan Bantuan Oprasional Sekolah afirmasi dan dana bantuan oprasional Dan Fasilitas Sekolah, Rabu,(31/03/2021).

 

Penyaluran bantuan tersebut harus mengikuti petunjuk-petunjuk yang sudah ditetapkan oleh pemerintah dalam hal ini Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Sesuai dengan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI No : 24 Tahun 2020 Tentang Juknis BOS Afirmasi dan BOS Kinerja,

 

 

Disebutkan dalam Pasal 4 ayat (1) huruf (a) : Memiliki profesi siswa dari keluarga miskin yang lebih banyak, (b) : Menerima dana bos reguler yang lebih rendah, (c) Memiliki profesi Guru yang bersetatus PNS/ Guru tetap yayasan yang lebih kecil.

 

 

Pasal 7 ayat (2) : Penggunaan dana bos afirmasi dan dana bos kinerja tidak dapat digunakan untuk membiayai Belanja yang sudah dibiayai secara penuh oleh sumber lain yang sah dan tidak mengikat sesuai dengan ketentuan perundang-undangan.

 

 

Menindaklanjuti Kepmen tersebut, awak media mencoba menemui Kepala SMP Satap Woro Ilias, Kecamatan Parado untuk mengkonfirmasi terkait dana bantuan BOS afirmasi/ BOS kinerja yang sudah diterimanya.

 

 

Menurut aturan yang ada, Gajih atau Honor Guru mutlak sudah dianggarkan dari dana Bos Reguler dan Dana Komite, bahkan awak media juga dilarang untuk datang melihat fisik sekolah tersebut,

 

“Buat apa kesana, bukannya tugas LSM dan media itu bersifat membangun, sampean selaku media bukan tupoksi sampean mempertanyakan dapur sekolah kami, karena yang berhak tau dapur kami itu hanya Dinas terkait, BPK, dan Inspetorat karena itu rahasia sekolah kami,” ungkapnya.

 

Karena penasaran, awak media datang melihat keadaan fisik sekolah tersebut, ternyata sekolah tersebut tidak mempunyai Plang Sekolah dan kondisi beberapa bangunan dalam keadaan rusak tidak terawat.

 

Saat Dikonfirmasi Lewat Via Telepon Kepala Sekolah SMP Satap Woro,Beralasan Sibuk Dan tidak Mau Ketemu dengan Awak Media Hingga Akhirnya Di Beritakan.”**

 

Penulis : Amir

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com