November 27, 2020

Detikindonesian.com

Kabarkan Berita Terkini

Diduga Penginapan Di Kota Pekanbaru Kerap Dijadikan Tempat Mesum, Wawako: Cabut Izinnya!

DETIKINDONESIAN.COM | PEKANBARU – Beberapa kali menggelar razia disejumlah penginapan melati, Satpol PP Kota Pekanbaru jaring puluhan muda mudi diduga tengah berbuat mesum. Menanggapi ini, Wakil Walikota Pekanbaru, H Ayat Cahyadi S.Si tegas meminta Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) untuk mencabut izin penginapan yang menyalahi ketentuan.

“Saya minta ke pak Jamil, Pj Sekda dan juga Kepala Dinas Pelayanan Terpadu Satu Pintu MPP, kalau sudah satu kali dua kali (diperingatkan), cabut izinnya. Harus tegas kita. Kita madani. Tidak boleh. Berapala duit dari situ (pajak). Kita yang peting ini berkah,” tegas Ayat Cahyadi ditemui di Komplek Perkantoran MPP Jalan Jenderal Sudirman, Senin (16/11/2020).

DETIKINDONESIAN.COM
bermula dari ide hingga menjadi sebuah aksi yang dapat mengubah bangsa ini secara perlahan ke arah yang lebih baik.

Lanjutnya, dirinya kerap menginstruksikan Kepala Satpol PP Kota Pekanbaru untuk merazia sejumlah penginapan yang disinyalir kerap dijadikan tempat mesum bagi pasangan tak resmi.

“Ini sebetulnya sudah sering tim yustisi kita melakukan razia. Saya minta Pak gurning tetap melakukan razia. Walaupun dengan keterbatasan personil. Jumlah penginapan dan tempat yang harus diawasikan banyak. Sementara keterbatasan personil menjadi kendala. Namun pak Gurning (Kepala Satpol PP) saya perintahkan tetap semangat untuk melakukan razia,” ujar Ayat Cahyadi.

“Banyak juga laporan ke saya, disini banyak anak-anak muda (mencontohkan salah satu penginapan). Kenapa di hotel. Kita terus lakukan razia, namun tidak cukup hanya pemerintah,” tutupnya.

Diberitakan sebelumnya, 84 orang terjaring razia Satpol PP Kota Pekanbaru disejumlah penginapan melati, 39 diantaranya pasangan tak resmi, dan 6 orang tidak mengantongi identitas. Razia di gelar pada Sabtu malam hingga Ahad (15/11/2020) dinihari.

84 orang yang terjaring dibawa petugas ke kantor Satpol PP Jalan Sudirman Komplek Mal Pelayanan Publik (MPP) untuk dilakukan pendataan.

“Giat rutin trantibum ini terdapat 39 pasangan tidak resmi dan 6 tanpa identitas. Jadi total 84 orang,” terang Pelaksana tugas Kepala Satpol PP Kota Pekanbaru, Burhan Gurning didampingi Kabid PPUD, Fachruddin.

Diketahui, mereka terjaring dari tujuh tempat berbeda. Ada yang diciduk dari Hotel Holiday dan Wisma Sumber Mas Raya (SMR) Jalan Tanjung Datuk.

Ada juga yang diamankan dari Wisma Rainbow Jalan Khadijah Ali, Hotel Aloha, Lotus dan Wisma 63 Jalan Riau. Dan juga dari Wisma 115 simpang tugu menabung.

“Ada di tujuh titik, wisma dan hotel melati,” kata dia.

Puluhan orang yang terjaring razia ini dilakukan pendataan dan pembinaan di kantor Satpol PP. Beberapa remaja yang juga ditangkap diminta menghubungi orang tua mereka.

“Kita lakukan pembinaan. Tadi juga ditemukan beberapa di bawah umur, kita hubungi orang tua. Ke depan kita terus lakukan kegiatan ini. Kita juga minta orang tua perhatikan gerak gerik anaknya,” ujarnya menegaskan.

Sebelumnya, yakni Sabtu (31/10/2020) hingga Minggu (1/11/2020) dinihari, tim yustisi yang di komandoi Satpol PP Kota Pekanbaru juga menggelar razia ditiga penginapan, yaitu Hotel Parma, Wisma Asiatique dan Wisma SMR di Jalan HR Subrtantas.

Hasilnya, petugas jaring 52 orang, terdiri dari 28 wanita, dan 24 pria. Dalam kamar penginapan petugas menemukan pasangan tak resmi yang disinyalir tengah berbuat mesum.***


#Hery Ferdian | detikindonesian.com

detikindonesian