November 27, 2020

Detikindonesian.com

Kabarkan Berita Terkini

Ketua BPD Pangkalan Serai Diduga Tak Taat Peraturan Perundang-undangan, Indikasi Pembiaran

DETIKINDONESIAN.COM | Kampar Kiri Hulu – Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Pangkalan Serai Kecamatan Kampar Kiri Hulu Kabupaten Kampar, inisial AM belakangan ini ramai di perbincangkan oleh masyarakat desa. Pasalnya, hampir 2 (dua) tahun belakangan AM pindah keluar dari desa jabatannya sebagai Ketua BPD Pangkalan Serai, menurut rangkuman Tim awak media tepatnya diwilayah Kota Pekanbaru.

Demikian diterangkan oleh salah seorang masyarakat Desa Pangkalan Serai yang tak ingin disebutkan namanya kepada Tim Awak Media yang melaksanakan peliputan informasi yang didapat, Minggu (01/11/2020).

“ketua BPD inisial AM sudah lama meninggalkan desa dengan pindah tempat tinggal ke Kota Pekanbaru, namun sampai hari ini tak ada sikap tindak lanjutnya dari Ketua BPD itu sendiri untuk mengundurkan diri, ataupun himbauan dari pemerintahan desa agar dilaksanakan sesuai aturan perundang-undangan desa yang berlaku.” Jelas Masyarakat itu.

Dikatakan Sumber lagi, “dicarilah penggantinya atau pergantian antar waktu (PAW) nya jabatan Ketua BPD tersebut agar roda pemerintahan bersinergi dengan mitranya guna pembunganan dan SDM masyarakat desa itu sendiri, ini terkesan adanya pembiaran oleh pihak kecamatan dan kabupaten.”

Lanjut penjelasan sumber, bahwa Badan Permusyawarahan Desa (BPD) ini berjumlah 7 (tujuh) orang, dan dilantik pada tahun 2015 lalu. Pemilihan dan pemberhentian serta kinerjanya telah diatur dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri dengan Nomor 110 Tahun 2016 dan ketentuan pasal 79 Peraturan Pemerintah Republik Indonesia dengan Nomor 43 Tahun 2014/Pelaksanaan Undang-undang Republik Indonesia Nomor 06 tahun 2014 Tentang Desa.

“Oknum ketua BPD tersebut diduga telah melanggar undang-undang desa, kemudian tidak lagi tinggal di desa tempat pemilihannya sejak dua tahun belakangan. Sudah seharusnya di nonaktifkan.” Ujar masyarakat ini lagi kepada Tim Awak Media.

Disisi lain Kepala Dinas PMD Kabupaten Kampar, Febrinaldi Tridarmawan SSTP MSi saat dikonfirmasi Tim Awak Media beberapa waktu lalu melalui pesan WhatsAppnya menanggapi baik dan membalas dengan ucapan, “terimakasih atas infonya dan saya akan berkoordinasi dengan Camat Kampar Kiri Hulu.” Tulisnya di pesan singkat WhatsApp saat itu.

Sebelumnya ditempat terpisah Camat Kampar Kiri Hulu, Dasril saat dihubungi Telepon Selulernya tak mendapatkan jawaban dan dilanjutkan ke pesan singkat WhatsAppnya juga tak menerima tanggapan maupun respon dari seorang pemimpin diwilayah naungannya di Kampar Kiri Hulu.

Tim Awak Media mengkonfirmasi Ketua BPD inisial AM tersebut awalnya, dan AM menanggapi dengan mangatakan bahwa dirinya siap mengundurkan diri dengan membuat surat pernyataan pengunduruan diri dari jabatan sebagai Ketua BPD Pangkalan Serai Kecamatan Kampar Kiri Hulu Kabupaten Kampar, namun sayang hingga berita ini ditayangkan tak terlihat sikap dari ucapan saat itu.

Senen (02/11/2020), kembali Tim Awak Media mengkonfirmasi Ketua BPD Pangkalan Serai inisial AM melalui pesan WhatsAppnya dan ditanggapi dengan menghubungi Tim, “ya saya siap, besok kita jumpa di Bangkinang. Saya ke Bangkinang besok (senin,02/11).”

Namun sayang, temu janji itu tak menampakkan hasil konfirmasi disebabkan tidak jadinya Ketua BPD Pangkalan Serai menemui Tim Awak Media yang merangkum informasi terkait jabatan yang diduga tak berjalan sesuai aturan tugas pokok dan fungsinya sebagai Ketua BPD.

Kepala Desa Pangkalan Serai, Usman ketika dikonfirmasi ditempat terpisah (02/11) membenarkan akan adanya informasi yang dirangkum Tim Awak Media yang turun meliput data dan fakta di Desa Pangkalan Serai.

“harapan masyarakat desa beserta anggota bpd lainnya berharap agar Bupati Kampar segera menindaklanjuti perihal ini dan dapat menonaktifkan Ketua BPD ini, agar dapat segera di PAW-kan guna roda Pemerintahan Desa Pangkalan Serai berjalan dengan baik.” Tegas Kepala Desa, Usman.***

 

 

 

Report : Hasbi/Yuliana/Tim