November 27, 2020

Detikindonesian.com

Kabarkan Berita Terkini

Camat Tenayan Raya Redam Warga Berselisih Akibat Banjir

 

DETIKINDONESIAN.COM | PEKANBARU – Penanganan banjir yang tidak sependapat, membuat terjadinya perselisihan warga di Kelurahan Pebatuan, Kecamatan Tenayan Raya.

Akibatnya Camat dan Lurah terpaksa turun tangan dalam menenangkan masyarakat, sebagai antisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan, Minggu (18/10/2020) kemaren.

Persoalan banjir di Kelurahan Pebatuan, tepatnya di kawasan RW 14, berpolemik hingga menjadi perhatian Lurah dan Camat Tenayan Raya.

Ketua RW 14, Rahmad Putra, yang melakukan pembuatan saluran air, ditentang warga hingga timbulnya pernyataan mosi tidak percaya dan perdebatan pendapat.

Untuk menghindari terjadinya kisruh yang tidak diinginkan, Camat Tenayan Raya, Indah Vidya Astuti, bersama Lurah Pebatuan, Irvan Febrianda, melakukan tinjauan ke lokasi tersebut.

Berbagai informasi disampaikan, dimana masing-masing pihak mengklaim saling benar. Aksi ini sempat menjadi tontonan warga sekitar, hingga disaksikan berbagai RT/RW di Kelurahan Pebatuan.

Salah satu solusi permasalahan ini langsung diambil oleh camat tenayan raya, yang didampingi oleh ketua forum rt-rw dikelurahan pebatuan, zulfikri, untuk membersihkan parit di Jalan Pesantren sebagai solusi sementara.

Untuk pembangunan gorong-gorong terhenti, selain mendapat penolakkan dari warga RW 14, juga oleh sejumlah warga RW 13 yang bersepadan. Namun sayangnya, jalan sudah berlobang, yang nyaris putus sekitar 1,5 meter lagi.

camat tenayan raya dan lurah pebatuan juga merencanakan membahas persoalan ini dengan pihak-pihak terkait, sehingga masalah yang terjadi bisa diselesaikan dengan baik (rls).