November 27, 2020

Detikindonesian.com

Kabarkan Berita Terkini

Lusa Puskesmas Rumpes Dibuka, 12 Pegawai Positif Covid-19

 

DETIKINDONESIAN.COM | PEKANBARU – Hampir sepekan lamanya pelayanan kesehatan di Puskesmas Rumbai Pesisir, yang berada di Jalan Sekolah, ditutup sementara. Karena, 10 orang pegawainya terkonfirmasi Covid-19.

Menurut Kepala Puskesmas Rumbai Pesisir, Dince Syafrina, Jumat (16/10/2020) siang, mengatakan pegawai yang terkonfirmasi itu, banyak dibagian Management puskesmas.

“Pegawai yang terkonfirmasi Covid-19 itu, banyak dibagian Management, Tata Usaha, Bidan, Pegawai Kontrak, Perawat Gizi, dan dokter Intensif,” ungkap Dince.

Saat ini jumlah keseluruhan pegawai yang terkonfirmasi Covid-19 di Puskesmas Rumbai Pesisir. Kata dia sudah mencapai 12 orang, sebelumnya dua orang ditambah sekarang 10 orang pagawai.

“Satu dokter bulan Juli, dan bulan Agustus saya sendiri. Sekarang ini tambah lagi 10 orang pegawai. Totalnya ada 12 orang, imbasnya 3 kali ditutup sementara,” kata Dince.

Penyebaran virus dari mana, menurut Dince belum dipastikan kebenarannya, hanya saja pegawai yang lebih dulu terkonfirmasi itu, pegawai dibagian bidan puskesmas.

“Itu yang belum pastinya,” tegas Dince.

Kejadian itu, kata Dince awalnya pegawai bidan itu mengalami ada perubahan kesehatan ditubuhnya. Seperti gejala flu, batuk, pilek, demam hingga penciuman hilang.

“Lalu dia mengambil inisiatif sendiri dengan melakukan pemeriksaan di Rumah Sakit Dharma Wanita. Hasilnya positif,” sambung Dince.

Penutupan ini, langsung dilakukan Dinas Kesehatan Pekanbaru, usai keluarnya hasil test swab sejumlah pegawai puskesmas. Penanganan ini mengingat kondisi penyebaran virus masih dalam pengawasan pemerintah.

“Dengan adanya informasi itu, Puskesmas Rumbai Pesisir ditutup sementara waktu yang sudah ketiga kalinya. Dan yang terkonfirmasi Covid-19 usai test swab ada 10 pegawai, mereka itu, sudah diisolasi mandiri,” kata Dince.

Terkait dibukanya kembali pelayanan kesehatan di Puskesmas Rumbai Pesisir. Kata Dince, akan dilakukan minggu depan, mengingat kondisi benar-benar stabil dan kondusif.

“Menyangkut kesehatan masyarakat, kita akan membukanya Senin depan. Rencana sekarang, namun pimpinan belum merestui yang nantinya dapat mengganggu proses pelayanan,” pungkas Dince.

 

 

Penulis : Emy