November 27, 2020

Detikindonesian.com

Kabarkan Berita Terkini

Sampah di RW 12 Limbungan Baru Menumpuk, Warga Pertanyakan Biaya Bulanannya

 

DETIKINDONESIAN.COM |PEKANBARU – Belum hilangnya permasalah pemilihan Ketua RW12 Kelurahan Limbungan Baru, Kecamatan Rumbai Pesisir, hampir 8 bulan tak kunjung selesai. Kini muncul permasalahan pengambilan sampah terbengkalai.

Sampah rumah tangga dilingkungan RT 01 RW 12 Prumnas Rumbai Kelurahan Limbungan Baru, hampir sepekan terbengkalai menumpuk dipekarangan rumah. Karena tak kunjung diambil oleh petugas kebersihan. Hingga masyarakat resah.

“Sudah beberapa hari ini, sampah diperumahan tak diambil-ambil sama tukang sampah (petugas,red). Biasanya tiap pagi, datang mengambil, sekarang tidak,” kesal salah seorang warga tempatan, Rabu (7/10/2020) siang.

Kendati sudah mencari kebenaran penyebab terjadinya sampah tidak diambil sama petugas kebersihan. Dia ingin sampah-sampah ini secepatnya dibuang yang sudah menimbulkan aroma tak sedap.

“Itu lah yang tak tau kita, sementara uang sampah sudah dibayar perbulan. Tapi sampah tak diambil, kan lama-lama bauk,” tegasnya.

Meski demikian, dia menuturkan perangkat dibawah-bawah ini harusnya cepat dan tanggap menangani masalah pengambilan sampah tersebut.

“Ini sudah masalah namanya kan. Sampah aja gak bisa diselesaikan paling tidak ada pemberitahuan kepada warganya. Agar semuanya bisa tenang dan kondusif. Kemana RT dan RW nya,” kesalnya.

Menurut dia, pembayaran uang sampah yang dibebankan kepada masyarakat setiap bulannya, harus dipertanggungjawabkan legalitasnya. Dia menegaskan, biaya sampah itu diselewengkan atau belum disetorkan.

“Warga ada yang sudah bayar langsung 1 tahun sampai bulan Desember 2020, ada juga yang perbulan. Kemana uangnya, sampah gak diambil. Rugilah kami, kan korupsi jadinya,” geramnya.

Terpisah Lurah Limbungan Baru Kecamatan Rumbai Pesisir, Dasriati, saat dikonfirmasi terkait permasalah pengambilan sampah masyarakat.

“Kalau masalah itu, (sampah,red). Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK),” singkatnya.

 

Penulis : Rio
Redaktur : Helmi