November 27, 2020

Detikindonesian.com

Kabarkan Berita Terkini

ISL Mantan Narapida Kasus Penipuan Yang Dilantik Jadi Pejabat Pemprov Riau, Secara Diam Diam Akhirnya Diganti

DETIKINDONESIAN.COM | PEKANBARU – Seorang pejabat eselon III di Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (DPPK UKM) Provinsi Riau berinisial ISL yang merupakan mantan narapidana (Napi), akhirnya diganti. Penggantian tersebut dilakukan di DPPK UKM Riau, Kamis (01/10/2020).

Seperti diketahui sebelumnya, pada awal Agustus 2020, Gubernur Riau Syamsuar melantik sejumlah pejabat eselon III dan IV di lingkungan Pemprov Riau, Dan salah satu dari pejabat yang dilantik itu adalah Indra Satria Lubis yang disebut-sebut mantan narapidana.

Penggantian pejabat tersebut terkesan secara diam-diam. Pasalnya, pelantikan pejabat biasanya dilakukan di sebuah aula. Namun kali ini pelantikan dilakukan di kantor organisasi perangkat daerah (OPD) tidak hanya di DPPK UKM, namun juga beberapa OPD lainnya.

Kepala DPPK UKM Riau, Asrizal saat dikonfirmasi perihal adanya pelantikan tersebut mengatakan bahwa ia mendapatkan perintah dari Gubernur Riau Syamsuar melalui Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk melakukan pelantikan pejabat di dinas yang ia pimpin.

“Sesuai arahan Pak Gubernur melalui BKD, saya diperintahkan untuk melantik satu orang pejabat administrator di kantor DPPK UKM,” katanya.

Pelantikan pejabat administrator atau eselon III tersebut, lanjut Asrizal, untuk mengisi posisi yang sebelumnya dijabat oleh ISL. Sedangkan saat ditanyakan saat ini ISL ditempatkan di mana, Asrizal mengaku tidak mengetahuinya.

“Kalau posisi jabatan ISL sekarang apa, tidak tahu saya. Karena saya hanya diperintahkan untuk melantik Fadlin Holida menggantikan posisinya ISL,” sebutnya.

Selain di DPPK UKM, dari informasi yang didapatkan . Pelantikan pejabat yang terkesan secara diam-diam tersebut juga dilakukan di Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik, Badan Pendapatan Daerah dan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah serta.

Sementara itu, Gubernur Riau Syamsuar ketika dikonfirmasi perihal adanya

pelantikan tersebut mengatakan bahwa roling jabatan yang dilakukan saat ini tidak banyak.

“Roling yang dilakukan belum banyak lagi,” singkatnya.

Dilantiknya mantan narapidana berinisial ISL dinilai melanggar Peraturan Pemerintah nomor 11 tahun 2017, belakang diketahui tersangkut masalah hukum akibat penipuan.

Dari data yang dirangkum, PNS berinisial ISL tersangkut masalah hukum akibat penipuan dengan menjanjikan bisa memasukkan orang menjadi pegawai dilingkungan Dinas Perhubungan Riau setelah membayar sejumlah uang.

Atas perbuatannya tersebut, ISL kemudian menjalani persidangan di Pengadilan Negeri Pekanbaru. Hingga akhirnya ada keputusan hukum kepada ISL yakni hukuman pidana penjara selama tiga tahun oleh hakim ketua Sarpin Rizaldi SH MH pada 31 Agustus 2016.

Dari penelusuran awak media, diketahui ISL dilantik pada jabatan kepala bidang (Kabid) Perlindungan Konsumen pada Dinas Perindustrian dan Perdangangan Koperasi & Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop & UKM) Provinsi Riau.***(rilis)

“Mantan Napi Dijadikan Pejabat”, Syamsuar-Edi Natar Langgar Slogan untuk ‘Riau Lebih Baik’