Oktober 1, 2020

Detikindonesian.com

Kabarkan Berita Terkini

Prahara Yuri, Alumni Fakultas Kedokteran UR Pertama Yang Meraih Gelar Konsultan Bidang Bedah

DETIKINDONESIAN.COM | PEKANBARU – Untuk pertama kalinya, salah seorang putra terbaik asal Riau yang juga tamatan Fakultas Kedokteran Universitas Riau (UR), meraih gelar Konsultan di bidang Bedah urologi. Dia adalah Dr. Prahara Yuri, Sp.U (K) yang menempuh pendidikan spesialis urologi di Universitas Indonesia dalam waktu 5 tahun.

Dr. Prahara Yuri, Sp.U (K), mengembangkan keilmuan di bidang urologi, dengan mengeyam pendidikan fellowship di Universitas Indonesia selama 8 bulan. Pada Juni 2020, ia memperoleh gelar konsultan urologi anak dari Kolegium Urologi Indonesia.

“Alhamdulillah, saya sudah menyelesaikan pendidikan kedokteran saya, terutama dalam bidang bedah urologi Konsultan. Berkat doa orang tua, keluarga dan masyarakat Pekanbaru – Riau, Mudah-mudahan ilmu yang saya terima ini bermanfaat bagi masyarakat, dan bangsa Indonesia ini,” ujar Prahara Yuri, yang saat ini menjadi Dosen Tetap di Divisi Urologi Departemen Ilmu Bedah Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada.

Diceritakan Prahara Yuri, cita-citanya menjadi seorang dokter merupakan cita-citanya sejak kecil. Ia memulai menimba ilmu kedokteran pada tahun 2004 menjadi bagian dari civitas akademika Fakultas Kedokteran di universitas favorit di Provinsi Riau, yaitu Universitas Riau. Ia menjalani pendidikan dokter selama 6 tahun dan mendapatkan gelar dokter pada tahun November 2010.

“Alhamdulillah Saya sekarang menjadi salah satu konsultan di bidang bedah urologi anak di Yogyakarta dan Saya alumni Fakultas Kedokteran Universitas Riau pertama yang meraih gelar konsultan. Tentu suatu kebanggaan membawa nama harum Riau, terutama dibidang kedokteran, Selain menjadi dosen, saya juga mahasiswa semester 5 pendidikan doktoral di Pascasarjana FK-KMK Universitas Gadjah Mada,” katanya.

Selama meraih gelar dokter dan menjalani pendidikannya, dr Prahara Yuri, Sp.U (K), juga selalu diundang sebagai pembicara pada seminar, baik tingkat Nasional maupun Internasional. Diantaranya, The 38th Congress of Société Internationale d’Urologie, Seoul, Korea, 2018; Uro Berlin Skill Teaching and Training (UROBESTT), Berlin, Germany, 2019; Asia – Pacific Association of Pediatric Urologists (APAPU) held in conjunction with the Society of Paediatric Urology of New Zealand and Autralia (SPUNZA), Perth, Australia, 2019; 13th Malang Contiinuing Urology Education (MCUE), 2020 dan lainnya.

Ia juga berperan aktif sebagai tim Cochrane Indonesia di Gedung Penelitian dan Pengembangan FK-KMK UGM dan publikasi penelitian baik nasional dan internasional. Hingga saat ini tercatat ada 17 penelitian yang berhasil dipublikasikan di jurnal internasional dan 4 penelitian di jurnal nasional. Banyak prestasi pun telah beliau toreh dari berbagai kompetisi presentasi poster dan karya ilmiah. Pada tahun 2015 lalu, dokter Yuri meraih gelar presentasi poster terbaik pada 38th Annual Scientific Meeting of Indonesian Urological Association di Bali dan termasuk dalam  8 peserta terbaik dalam acara Uro Berlin Skill Teaching and Training (UROBESTT), Berlin, Germany, 2019.

Dr. yuri, dokter dengan pelatihan nasional, internasional dan segudang prestasi ini, juga ahli dalam operasi minimal invasive urologi (tanpa sayatan dan sedikit sayatan) seperti ureteroronoscopy (URS), PCNL (Percutaneous Nephrolithotomy), ESWL (extracorporeal shock wave lithotripsy (ESWL), minimal invasif Prostat/batu dan laparoscopy (batu saluran kencing, kista ginjal, pengangkatan ginjal/nefrektomi, pieloplasty, reimplasntasi uretre dan lainnya). Untuk penanganan yang tepat dan mendapatkan hasil terapi yang terbaik, dr. Yuri sangat komunikatif dan senantiasa menjelaskan secara detail kepada pasien dan keluarga.

 

dr Prahara Yuri, Sp.U (K), kelahiran Pekanbaru, 4 september 1986 Silam, Ia menempuh pendidikan sekolah dasar di SD Negeri 005 Rumbai Pekanbaru. Pendidikan tingkat menengah pertama di SLTP Negeri 6 Rumbai Pekanbaru dan kemudian melanjutkan sekolah di SMA Negeri 1 Pekanbaru.***(rilis)

 

Editor : Hery Ferdian