September 28, 2020

Detikindonesian.com

Kabarkan Berita Terkini

Pelantikan Dilingkungan Pemprov Riau Menyisakan Polemik, Indra Mantan Narapida ikut Dilantik Gubernur Riau

DETIKINDONESIAN.COM | PEKANBARU – Pelantikan ratusan pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau pada Jumat (07/08/2020) kemarin masih menyisakan polemik. Pasalnya, ada satu orang pejabat yang dilantik itu merupakan mantan terpidana perkara tindak pidana umum.

Bukannya dipecat sebagai PNS sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil (PNS), Indra malah mendapat jabatan baru. Mantan narapida ini diangkat dalam jajaran pejabat eselon 3, bersama ratusan pejabat lainnya.

Pejabat itu diketahui bernama Indra Satria Lubis. Aparatur sipil negara (ASN) itu dilantik sebagai Kepala Bidang (Kabid) Perlindungan Konsumen pada Dinas Perindustrian dan Perdangangan Koperasi & Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop & UKM) Provinsi Riau.

Dari informasi yang berhasil dirangkum, dugaan penipuan bermula pada April 2013 lalu. Saat itu, pelapor mendapat kabar dari saksi Burhanuddin bahwa di Dishub Provinsi Riau ada penerimaan pegawai untuk ditempatkan di kantor timbangan seluruh Riau. Untuk menjadi pegawai, Burhanuddin menyebut ada biaya untuk menggantikan pegawai honor yang bekerja di kantor tersebut.

Dari data yang dirangkum detikindonesian.com, PNS berinisial ISL tersangkut masalah hukum akibat penipuan dengan menjanjikan bisa memasukkan orang menjadi pegawai di lingkungan Dinas Perhubungan Riau setelah membayar sejumlah uang.

Atas perbuatannya tersebut, ISL kemudian menjalani persidangan di Pengadilan Negeri Pekanbaru. Saat itu, pihak majelis hakim memvonis ISL dengan kurungan penjara 2 tahun dan tiga bulan pada 28 Juni 2016 lalu. Saat itu, majelis hakim diketuai oleh Yudissilem.

ISL dilantik Jumat (7/8) pekan lalu oleh Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar secara virtual bersama 203 pejabat eselon IV lainnya. ISL saat ini diberikan jabatan di Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Provinsi Riau.

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Provinsi Riau, Asrizal saat dikonfirmasi membenarkan bahwa ada pejabat di lingkungan dinas yang ia pimpin berinisial ISL tersebut.

“Iya yang bersangkutan baru dilantik kemarin, di bidang pengawasan dia,” kata Asrizal.

Saat ditanyakan apakah ia mengetahui bahwa ISL sebelumnya mempunyai kasus hukum, Asrizal menyebutkan bahwa ia mengetahui bahwa ISL mempunyai kasus hukum saat masih betugas di lingkungan Dinas Perhubungan. Terkait bagaimana kasus hukum tersebut saat ini, ia tidak mengetahui.

“Pada intinya saat ini saya mengoptimalkan tenaga yang bersangkutan karena sudah ditetapkan dan dilantik, setahu saya dia sudah melapor dan melaksanakan tugas. Kalau kasus hukum saya mengetahui itu dulu, tapi sekarang mungkin sudah selesai. Kalau masalah pengangkatannya saya tentu itu bukan kewenangan saya,” sebutnya.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Riau, Ikhwan Ridwan saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon perihal pengangkatan pejabat yang merupakan mantan narapidana tersebut, tidak memberikan jawaban.

Dari penelusuran awak media, pada 30 Mei 2012 diketahui ISL Juga pernah menampar Awaluddin, dia ditampar pipi kirinya oleh Indra satria Lubis di ruang KTU Dishub Riau lantai 1 usai apel pagi tadi disaksikan KTU Penyeberangan As Saat, Staf Dishub Bidang Penyeberangan Dasril, dan Hasan.

Menurut Awaludin, usai apel pagi di Dishub Riau Jalan Sudirman Pekanbaru, dia langsung masuk ke ruang KTU lantai 1 Dishub Riau. Sedang berdiri di ruang itu tak disangkanya Indra satria Lubis yang baru dilantik sehari oleh Sekdaprov Riau Wan Syamsir Yus masuk kantor pagi itu.

Melihat Awaluddin ada di ruang itu lantas Indra mendekati Awaluddin dan seraya mengatakan kepada Awaluddin: ”Kaulah yang melaporkan selama ini.” Lantas Indra menampar pipi kiri Awaluddin.***

Reporter : M Asri Ali
Redaktur : Hery