Jum. Jan 22nd, 2021

DETIKINDONESIAN.COM | PEKANBARU – Denda bagi pelanggar protokol kesehatan bakal diberlakukan, Kamis (6/8/2020) mendatang. Sanksi administratif yang diberlakukan berupa denda sebesar Rp250 ribu hingga Rp1 juta.

“Kita targetkan, Kamis atau Jumat ini sudah dilakukan penindakan di lapangan,” kata Inspektur Inspektorat Kota Pekanbaru Syamsuwir, usai memimpin rapat teknis persiapan penegakan hukum Perwako Nomor 130 Tahun 2020, bertempat di ruang rapat lantai dua komplek MPP, Selasa 4 Agustus 2020.

Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru menyiapkan Standar Operasional Prosedur (SOP) penerapan perwako tersebut. Setelah SOP selesai, Kamis atau Jumat sudah dilakukan penindakan oleh tim di lapangan. “Beberapa hari ini kita selesaikan SOP-nya dulu, seperti apa pelaksanaannya, dimana penyetoran denda dan lainnya,” jelasnya.

Tim akan dibagi dua. Ada tim yang bertugas melakukan pengawasan dan penindakan secara mobile dan ada yang memfokuskan penindakan melalui razia di titik-titik yang ditentukan. “Jadi ada tim statis dan dinamis. Statis ini, mereka mengawasi di semua tempat dan dinamis bisa saja seperti razia,” katanya.

Dia berharap melalui penerapan Perwako Nomor 130 Tahun 2020 tentang PHB bisa meminimalisir sebaran Covid-19 yang kembali mewabah sejak beberapa pekan terakhir. Namun, kata dia, denda ini bukan untuk mencari uang, tapi bagaimana mendisiplinkan masyarakat dalam mematuhi protokol kesehatan.

“Semoga sebaran covid ini bisa kita tekan semaksimal mungkin dengan penerapan sanksi,” imbuhnya.***

 

 

 

 

 

 

 

Reporter : Hery Ferdian

By DETIKINDONESIAN.COM

Portal Berita Detikindonesian.com hadir sebagai media alternatif bagi pembaca, sebagai media pemberitaan penyeimbang dengan gaya penulisan dan peliputan lebih kritis, berani dan mencerdaskan serta mengedepankan nilai-nilai kemanusian, dan tulus mengabdi kepada kepentingan publik. Detikindonesian.com merupakan media siber di bawah naungan PT Media Detik Indonesian.Yang berpusat di Kota Pekanbaru dan Bekasi. Detikindonesian.com saat ini dalam proses verifikasi administrasi Dewan Pers dan sedang dalam tahap akhir proses verifikasi.

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com