September 28, 2020

Detikindonesian.com

Kabarkan Berita Terkini

Wakil Ketua Gugus Tugas Covid-19, Sekda Kampar Prihatin Secara Bersama Protokol Kesehatan

DETIKINDONESIAN.COM | BANGKINANG KOTA – Sehubungan dengan kembalinya ditemukan kasus positif Covid-19 di Kabupaten Kampar, per 21 Juli 2020 atas nama inisial E (45 Th) dengan telah dilakukannya uji swab pada Sabtu lalu (18/07) dan dinyatakan positif pada Selasa (21/07/2020).

Kini pasien E dari Kabupaten Kampar ini sudah dibawa ke salah satu rumah sakit di Pekanbaru guna menjalani tindakan medis sesuai protap Covid – 19.

E diketahui sebagai Kepala Puskesmas Bangkinang Kota, dan pelayanan kesehahatan Puskesmas Bangkinang Kota ditutup sementara waktu, seluruh staf dan pegawai tenaga medis diisolasi sebanyak 115 orang dari data yang dihimpun guna menajalani uji swab di gedung Stanum Bangkinang serta gedung PMI Kampar.

Dari pantauan wartawan (22/07/2020), Sekretaris Daerah Kabupaten Kampar Drs Yusri MSi selaku Wakil Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Kampar mengatakan ini di lakukan guna tindakan dalam memutus mata rantai Covid-19.

Disisi ini, Sekda Kampar sangat menyayangkan dalam penerapan protokol kesehatan dan himbauan dari pemerintah terkait tindakan mencegah serta memutus mata rantai wabah Covid-19 sejak diberlakukannya masa New Normal di Kabupaten Kampar.

“New Normal atau Hidup Baru, itu secara bersama-sama bukanlah menjadikan kita untuk lepas kontrol dari protokol kesehatan yang selalu di anjurkan pemerintah.” Beber Yusri.

Memperhatikan protokol kesehatan, cuci tangan, pakai masker, jaga jarak, tidak boleh berkumpul, dan menjaga kebersihan setiap peralatan yang digunakan, kemudian tempat fasilitas umum menggunakan fasilitas protokol kesehatan, dan kurangi bepergian ke tempat-tempat yang memang terjangkit Covid-19.

 

Brigade Mobil Polda Riau Bersenjata Lengkap Kawal Sejumlah Dokumen Yang Disita Tim Pidsus Kejati dari Kantor Disdik Riau

“sektor pariwisata menggeliat, dengan berdatangan pengunjung wisatawan ke tempat-tempat wisata yang ada di Kabupaten Kampar, dan ini harus diantisipasi melonjaknya wisatawan yang datang dengan melakukan protokol kesehatan dimasa Pandemi covid-19.” Ujar Sekda Kampar.

Dipungkasnya menambahkan, “Kita bisa mengurangi kasus Covid-19 ini, namun jika masyarakat bepergian keluar dari Kabupaten Kampar apalagi ke tempat-tempat yang terjangkit Covid-19 ini. Kita susah prediksi, termasuk tamu-tamu yang datang ke Kabupaten Kampar.” tutur Yusri.

“Kita menyayangkan nantinya, resiko kesehatan jika masyarakat dalam penerapan himbauan protokol kesehatan tidak secara bersama kita laksanakan. Kampar kita ingin secepatnya bebas dari Covid-19”. Tutupnya.***

 

Dishub Pekanbaru Minta Pesepeda Gunakan Trotoar atau Jalan di Jalur Paling Kiri

 

 


Reporter : MHasbi
Redaktur : Hery