Jum. Jan 22nd, 2021

DETIKINDONESIAN.COM || BANGKINANG KOTA – Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) UPT Bangkinang Kota ditutup total sementara waktu, pantauan wartawan Rabu dinihari (22/07/2020) dari informasi yang dirangkum dikarenakan Kepala Puskesmas UPT Bangkinang Kota positif Covid-19 setelah kontak erat dengan pasien S (54 Th) dari Kabupaten Kampar.

Sebanyak 115 orang staf dan pegawai beserta tenaga medis Puskesmas UPT Bangkinang Kota diungsikan ke dua tempat, diantaranya Gedung Stanum Bangkinang dan Gedung PMI Kampar.

Angkutan yang digunakan dalam mengungsikan 115 orang dari staf, pegawai beserta tenaga medis Puskesmas Bangkinang Kota dengan menggunakan Ambulance dan Bus Sekolah Kabupaten Kampar dikawal ketat aparat kepolisian.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar, H Dedy Sambudi MKes mengatakan kepada wartawan, “pelayanan Puskesmas Bangkinang Kota Tutup sementara waktu dan 115 orang diungsikan guna menjalani Test Swab.”

“Sejak kemarin (21/07) pelayanan dan aktifitas Puskesmas Bangkinang Kota ditutup, ini dilakukan agar tidak kasus positif covid-19 menyebar ke masyarakat.” Pungkasnya.

Dibeberkan Dedy, bahwa pasien S (54 Th) kontak erat dengan pasien R (35 Th) sudah sembuh usai uji Swab.

Ditambahnya, “satu orang dari hasil swab nya dinyatakan positif Covid-19 pada Selasa siang (21/07), Saat ini pasien sudah dirawat disalah satu rumah sakit Pekanbaru. Pasien yang positif ini adalah warga Bangkinang Kota dengan inisial E.”

“Mungkin Puskesmas beberapa hari kedepan sudah mulai melayani kesehatan masyarakat dengan staff penugasan baru. terkait Staf, Pegawai dan Tenaga Medis Puskesmas Bangkinang Kota yang dikarantina guna uji swab ini berharap hasilnya baik.” Ujar Kepala Dinkes Kabupaten Kampar.

Total pasien positif Covid-19 di Kampar menjadi 22 orang dari sebelumnya 19 orang dengan 7 orang sedang dirawat, 14 sehat dan sudah dipulangkan, dan 1 orang meninggal dunia.

Pantauan wartawan hingga berita ini diterbitkan (22/07) bahwa penerapan protokol kesehatan di Kabupaten Kampar sangat longgar sejak diberlakukannya New Normal Pandemi Covid-19. Pasalnya, masyarakat di tempat keramaian tidak mengindahkan penerapan protokol kesehatan.

Salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan kepada wartawan, “Pemerintah Kabupaten Kampar juga tidak mengindahkan protokol kesehatan, pakai masker diluar rumah, jaga jarak, cuci tangan dan meniadakan keramaian yang mengundang kerumunan orang banyak. Itu dilihat dalam kegiatan dan aktifitas dari pihak pemerintah ini sendiri, penyerahan ambulance, rapat rapat, kunjungan kerja dinas dinas masing-masing hingga ke pertemuan tatap muka.”***

 

 

 

 

 


Reporter : MHasbi
Redaktur : Hery

By DETIKINDONESIAN.COM

Portal Berita Detikindonesian.com hadir sebagai media alternatif bagi pembaca, sebagai media pemberitaan penyeimbang dengan gaya penulisan dan peliputan lebih kritis, berani dan mencerdaskan serta mengedepankan nilai-nilai kemanusian, dan tulus mengabdi kepada kepentingan publik. Detikindonesian.com merupakan media siber di bawah naungan PT Media Detik Indonesian.Yang berpusat di Kota Pekanbaru dan Bekasi. Detikindonesian.com saat ini dalam proses verifikasi administrasi Dewan Pers dan sedang dalam tahap akhir proses verifikasi.

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com