September 28, 2020

Detikindonesian.com

Kabarkan Berita Terkini

Bawaslu, Rapat Penulisan Riset dan Kajian Pemilihan Kepala Daerah Serentak 2020

DETIKINDONESIAN.COM | PEKANBARU – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Riau melakukan Rapat Penulis Riset dalam rangka Percepatan Penyusunan Penulisan Riset dan Kajian Evaluasi Penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah Serentak (13/07/20) yang dilaksanakan di Aula Bawaslu Provinsi Riau di Jl, Adi Sucipto No. 284 Komplek Transito Pekanbaru.

Kegiatan tersebut di buka oleh Pimpinan Bawaslu Provinsi Riau Rusidi Rusdan dan di hadiri juga Anggota Bawaslu Riau Amiruddin Sijaya dan acara di Pimpimpin oleh Pimpinan Bawaslu Provinsi Riau Neil Antariksa.

Penulisan riset di hadiri oleh 6 kabupaten/kota di Provinsi Riau yang terundang Bawaslu Kabupaten Kampar, Indragiri Hilir, Pekanbaru, Dumai, Kepulauan Meranti dan Kuantan Singingi yang teridiri dari 24 Penulis dengan 18 Judul Riset Penelitian.

Bawaslu Kota Pekanbaru mengikuti 4 penelitian dengan judul “ Pengawasan Terhadap Laporan dana Kampanye Dalam Penyelenggaraan Pilkada”, Penelitian ini di tulis oleh Pimpinan Bawaslu Kota Pekanbaru Rizqi Abadi dan Staf Bawaslu Kota Pekanbaru Febriko, Penelitian ini bertujuan meneliti sejauhmana Bawaslu melakukan Pengawasan (pencegahan dan penindakan) laporan dana kampanye, menindak lanjuti perkara-perkara laporan dana kampanye.

Kemudian Fitri Heriyanti Pimpinan Bawaslu Kota Pekanbaru menulis penelitian yang berjudul “Strategi Pengawasan Terhadap Politik Identitas Dalam Penyelenggaraan Pilkada” dalam penelitian ini mengupas persoalan tentang politisasi identitas dalam penyelenggaraan pilkada, dan apa yang telah dilakukan pengawas pemilu dalam mencegah dan menindak pelanggaran politisasi identitas serta bagaimana strategi yang dilakukan oleh pengawas pemilihan.

Sementara Siti Syamsiah menulis penelitian yang berjudul “Problematika Rekrutmen Pengawas Tempat Pemungutan Suara: Penguatan Peran PTPS Sebagai ujung Tombak Pengawasan Pemilu” penelitian ini berisikan kepada proses penerimaan PTPS yang berakibatkan kepada kualitas PTPS.

Selanjutnya Yasrif Yakub Tambusai dengan judul penelitan “Pencegahan Praktik Politik Uang Dalam Pilkada Melalui Pendekatan Berbasis Agama” kajian ini meneliti sejauh mana strategi pengawasan praktik politik uang dalam pilkada melalui pendekatan berbasis agama serta bagaimana jajaran pengawas pilkada mengimplementasikan pendekatan tersebut dilapangan.

Neil menyampaikan bahwasannya “riset dan kajian yang di buat oleh 6 kabupaten/kota di Provinsi Riau berpedoman kepada Kerangka Acuan Riset dan Kajian Evaluasi Penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah Serentak 2015-2018 yang di susun oleh Bawaslu Republik Indonesia” ucapnya.***

 

 

 

 


Redaktur : Hery