Rab. Jan 27th, 2021

DETIKINDONESIAN.COM | PEKANBARU – Badan Inteljen Negara (BIN) Provinsi Riau bersama Polresta Pekanbaru berhasil meringkus satu orang pelaku anggota BIN gadungan.

Pengungkapan tersebut, Rabu 8 Juli 2020 pukul 18.30 WIB kemarin. Modus pelaku adalah, menawarkan ke orang orang dengan membayar mahar sebesar Rp52 juta dengan iming iming gaji sebesar Rp45 juta.

Mendapat informasi tersebut, kemudian anggota BINDA Riau melakukan Pulbaket dengan penyamaran untuk melamar dan ikut bergabung ke BIN gadungan tersebut.

Adapun pelaku BIN gadungan yang sudah ditetapkan sebagai tersangka tersebut adalah M. SE (42) warga Jalan Kempas II No.19, Pandau Jaya, Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar. Saat dirumah SE turut diamankan juga dua orang anggota BIN gadungan diantaranya IW (50) warga Griya Idaman Srikandi Block C4 dan SJ (46) warga Jalan Srikandi RT 001/RW001 Desa Sungai Selari, Kecamatan Bukit Batu.

Sementara itu, Kasatreskrim Polresta Pekanbaru Kompol Awaludin Syam ketika dikonfirmasi membenarkan dengan penangkapan tersebut.

“Barang bukti yang kita amankan berupa, lencana dengan logo, Badan Inteljen Negara, cetatakan uang dalam nominal Rp100 ribu, cetakan uang US$ 1.000, dokumen pendukung yang menyatakan bahwa mendapat mandat dari Presiden Joko Widodo. Pakaian dengan logo BIN, dokumen scurity aset harta cagar budaya dengan membawa nama Kepala BIN sebagai sandi PIN rekening dana darurat dengan nominal Rp369 T, emas 24 karat dengan memuat logo BIN,”ungkap Kompol Awaludin Syam, kepada Media Kamis 9 Juli 2020.

Diutarakan Kasatreskrim Polresta Pekanbaru lagi, berawal, pukul 17.00 WIB, pihak Polrestabes Pekanbaru didampingi bersama Binda Riau menuju ke Perumahan Pandau Permai Jalan Kempas II No.19, Pandau Jaya, Kec. Siak Hulu, Kabupaten Kampar.

“Setelah sampai dilokasi Tim dari Binda Riau melakukan pendalaman lanjutan terhadap para tersangka dan dengan barang bukti pendukung yang cukup dilaksanakn komunikasi dengan pihak tim Polrestabes Pekanbaru,”ungkapnya.

“Tindakan dan perbuatan tersangka merugikan institusi Binda Riau dan kredibilitas Badan Intelijen Negara (BIN) dan tidak tertutup kemungkinan jaring BIN gadungan tersebut telah beredar luas di Wilayah Riau dan melakukan pemerasan kepada instansi pemerintahan dan swasta, dan saat ini tersangka sudah diserahkan ke Polda Riau,”ungkapnya.***

 

 

 

 

 

Penulis : Imam | Redaktur : Hery

By DETIKINDONESIAN.COM

Portal Berita Detikindonesian.com hadir sebagai media alternatif bagi pembaca, sebagai media pemberitaan penyeimbang dengan gaya penulisan dan peliputan lebih kritis, berani dan mencerdaskan serta mengedepankan nilai-nilai kemanusian, dan tulus mengabdi kepada kepentingan publik. Detikindonesian.com merupakan media siber di bawah naungan PT Media Detik Indonesian.Yang berpusat di Kota Pekanbaru dan Bekasi. Detikindonesian.com saat ini dalam proses verifikasi administrasi Dewan Pers dan sedang dalam tahap akhir proses verifikasi.

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com