Kam. Jan 21st, 2021

DETIKINDONESIAN.COM | PEKANBARU – Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi mengatakan bahwa hingga hari ini, titik hotspot di Provinsi Riau nihil atau tidak ada.

“Hari ini tidak ada titik hotspot Karhutla di Riau. Selain itu, titik api yang kita padamkan bersama tim relawan-relawan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) sudah mencapai 5.718,” ucap Agung saat disela-sela bakti sosial di Purna MTQ Pekanbaru, Jumat (10/7/2020).

Walaupun titik hotspot nihil, Agung menilai hal ini belum tuntas, karena masih ada beberapa bulan kedepan yang menjadi perhatian semua pihak agar tetap siaga dalam hal Karhutla.

“Masih ada beberapa bulan lagi yang kita semua harus tetap siaga untuk bisa menuntaskan dan memadamkan api Karhutla dengan sebaik-baiknya,” ujarnya.

Agung juga mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang mengapresiasi kinerja Polda Riau dalam hal penanganan Karhutla di Provinsi Riau. “Rasanya ini bentuk kegotong royongan kita, dimana api ini menjadi tugas kita bersama,” lanjutnya.

“Ini tidak hanya realitas tentang api yang membara di lahan, tetapi juga ada penunggang-penunggan nya, tentu itu tidak kita hendaki. Kita sudah mengetahui dan akan kita lakukan terhadap penunggang nya pendalaman lebih lanjut,” cakapnya.

Saat ini Polda Riau sudah menyelesaikan 40 berkas perkara dari 51 berkas perkara Karhutla di tahun 2020. “Sisa berkas perkara ini kita harapkan akan tuntas sebelum akhir tahun,” tutupnya.

Dalam acara yang sama, Wakil Gubernur Riau, Edy Natar Nasution memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Polda Riau dalam penanganan Karhutla.

“Ini kita rasakan, karena penurunan titik api Karhutla sangat signifikan, apalagi sejak di launching dasboard lancang kuning oleh pak Kapolda,” kata Edy.

Jika mengatasi Karhutla lengah sedikit saja, Edy menuturkan bahwa akan terjadi kabut asap kembali. “Kemarin ketika pandemi Covid-19 titik api di Riau sangat jauh turun, sekarang belakangan ini muncul walaupun sedikit, tetapi saya yakin Polda Riau sangat paham dengan kondisi seperti ini,” cakapnya.

Pemerintah Provinsi Riau mengucapkan terimakasih kepada Polda Riau dan semua pihak yang selalu hadir ditempat lokasi kejadian Karhutla. “Begitu cepat informasi diberikan berkat adanya dashboard lancang kuning ini,” imbuhnya.

“Karhutla ini harus menjadi tanggung jawab kita semua, karena dampak nya akan dirasakan semua, kalau kita bersatu padu pasti semua bisa diselesaikan,” pungkasnya.

Dalam acara tersebut, Polda Riau turut memberikan bantuan sembako kepada masyarakat yang terkena dampak pandemi Covid-19 yang diantarkan langsung oleh pengemudi ojek online.***

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Reporter : Putra
Editor : Sat

By DETIKINDONESIAN.COM

Portal Berita Detikindonesian.com hadir sebagai media alternatif bagi pembaca, sebagai media pemberitaan penyeimbang dengan gaya penulisan dan peliputan lebih kritis, berani dan mencerdaskan serta mengedepankan nilai-nilai kemanusian, dan tulus mengabdi kepada kepentingan publik. Detikindonesian.com merupakan media siber di bawah naungan PT Media Detik Indonesian.Yang berpusat di Kota Pekanbaru dan Bekasi. Detikindonesian.com saat ini dalam proses verifikasi administrasi Dewan Pers dan sedang dalam tahap akhir proses verifikasi.

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com