Rab. Jan 27th, 2021

DETIKINDONESIAN.COM | BENGKALIS– Tim Khusus (Timsus) dari Satuan Reserse Narkoba (Satres Narkoba) Polres Bengkalis berhasil meringkus enam tersangka diduga sebagai pelaku tindak pidana penyalahgunaan narkotika jenis daun ganja kering, Ahar (28/06/20) sekitar pukul 21.30 WIB.

Petugas juga menyita barang bukti berat kotor 1 kilogram (kg), yakni berupa daun ganja kering berat kotor 500 gram, dan dua bungkus juga diduga ganja kering berat kotor 500 gram, dua unit kendaraan jenis truk, dua sepeda motor, enam unit ponsel, serta uang Rp1,5 juta diduga sisa hasil penjualan ganja.

Tersangka tersebut diringkus petugas secara terpisah, salah satunya adalah tenaga honorer di Pelabuhan Roro Air Putih, Bengkalis. Masing-masing MS (23) alias Saipol, warga Bengkalis, FA (34) pedagang di Bengkalis, dan empat orang asal Bireun, Nagroe Aceh Darussalam (NAD), OS (28), NR (23), MA (26) dan AD (43), yang bekerja sebagai sopir dan kernet.

Dari hasil tes urin, keenam tersangka hanya dua orang yang terdeteksi negatif, yakni tersangka NR (23) dan MA (26) sedangkan keempat lainnya positif mengonsumsi.

Kapolres Bengkalis AKBP Hendra Gunawan, S.I.K, M.T melalui Kasat Narkoba AKP Syahrizal menyebutkan, keenam tersangka tersebut di amankan di dua lokasi yang berbeda. Yaitu, disalah satu rumah di Jalan Kartini, Kelurahan Kota Bengkalis dan di sebuah rumah di Jalan Awang Mahmuda Desa Sei. Alam, Kecamatan Bengkalis.

“Keenam tersangka tersebut salah satunya adalah pegawai honorer yang bertugas di pelabuhan dan mereka diduga sebagai bandar dan kurir,” ungkap AKP Syahrizal, Senin (29/6/20).

Dijelaskan AKP Syahrizal, pengungkapan tersebut berawal, ketika Timsus Satres Narkoba memperoleh informasi dari masyarakat, bahwa di sebuah rumah di Jalan Kartini sering terjadi transaksi narkotika.

Selanjutnya petugas lakukan penyelidikan, dan di hari yang sama sekitar pukul 21.00 WIB, tim masuk ke rumah dan berhasil menemukan seorang tersangka laki-laki yang mengaku bernama MS alias Saipol di dalam rumah yang sedang membagi atau membungkus-bungkus diduga daun ganja kering untuk diperjualbelikan.

Dari MS ini, tim melanjutkan pengembangan dan barang bukti lainnya di jual kepada W alias Bokang masih daftar pencarian orang (DPO), W yang beralamat di Desa Sei. Alam ketika polisi datang berhasil kabur namun satu tersangka FA beserta satu bungkus diduga ganja kering dan diakui milik W yang membantu MS untuk menjual.

Tak sampai disitu, kemudian tim terus melanjutkan pengembangan dan berhasil mengamankan empat tersangka lainnya lagi di tambak udang Desa Penebal, yakni OS, NR, MA, AD yang berasal dari Aceh bekerja sebagai supir dan kernet.

“Mereka mengaku telah membawa diduga ganja kering itu Aceh untuk di jual di Pulau Bengkalis. Sopir dan kernet mobil truk menjemput udang di Pulau Bengkalis untuk dibawa ke Medan, Sumut. Pelaku juga mengaku sudah dua kali membawa barang itu ke Bengkalis,” tutup Kasat.***

 

 

 

 

 

 

 

Penulis : Imam Maradona
Redaksi : Hery Ferdian

By DETIKINDONESIAN.COM

Portal Berita Detikindonesian.com hadir sebagai media alternatif bagi pembaca, sebagai media pemberitaan penyeimbang dengan gaya penulisan dan peliputan lebih kritis, berani dan mencerdaskan serta mengedepankan nilai-nilai kemanusian, dan tulus mengabdi kepada kepentingan publik. Detikindonesian.com merupakan media siber di bawah naungan PT Media Detik Indonesian.Yang berpusat di Kota Pekanbaru dan Bekasi. Detikindonesian.com saat ini dalam proses verifikasi administrasi Dewan Pers dan sedang dalam tahap akhir proses verifikasi.

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com