Sen. Jan 18th, 2021

 

DETIKINDONESIAN.COM | PEKANBARU – Maizar Bc.IP.S.Sos Kalapas Kelas II A Pekanbaru mengatakan bahwa proses pembangunan zona integritas harus melalui lima tahapan. Yakni, pencanangan, pembangunan, pengusulan, penilaian dan penetapan, serta komitmen bersama merupakan kunci meraih kesuksesan.

“Pencanangan merupakan tonggak awal dimulainya pembangunan Zona Integritas dan salah satu fokus dalam proses pembangunan Zona Integritas sebagai penguatan akuntabilitas pemerintahan,” kata Maizar, Kamis (18/06/2020).

Lanjutnya untuk pembangunan zona integritas difokuskan pada penerapan program manajemen perubahan, penataan tatalaksana, penataan manajemen sumber daya Manusia (SDM), penguatan pengawasan, penguatan akuntabilitas kinerja dan peningkatan kualitas pelayanan publik yang bersifat konkret.
Sejumlah warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II Kota Pekanbaru, kini mempunyai banyak kegiatan dan kreatifitas baru.

Selain kerajinan tangan dan peternakan, mereka juga menjalani kreatifitas di bidang Konfeksi jas hujan. Hasilnya pun tak kalah dari barang barang yang ada di pasaran.

Sejak dipimpin Maizar Bc.IP.S.Sos Lapas Kelas II A Pekanbaru mengalami banyak perubahan baik fisik maupun mental. Fisik bangunan lapas dan juga mental warga binaan pemasyarakatan (WBP) dan petugas sipir.

“Lapas Pekanbaru Beri Pelatihan dan Keterampilan yang Bersertifikasi”.

Wujudkan WBP Menjadi SDM Unggul, Lapas Pekanbaru Beri Pelatihan Keterampilan Bersertifikasi

Wewujudkan deklarasi resolusi pemasyarakatan tahun 2020 yang salah satunya adalah peningkatan kualitas warga binaan pemasyarakatan (WBP) menjadi Sumber Daya Manusia (SDM) unggul melalui pelatihan keterampilan bersertifikasi dan meningkatkan Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP), Lembaga Pemasyarakatan (LP) Kelas IIA Pekanbaru tidak henti-hentinya berinovasi.

Dengan mengadakan pelatihan kemandirian yang bekerjasama dengan PT Media Fajar Lestari.

Sebelumnya Penandatanganan Kerjasama (MoU) antara Kepala Lapas Pekanbaru, Maizar, dan PT. Media Fajar Lestari disaksikan oleh Kepala Divisi Administrasi Erfan, dan Kepala Bidang Yantah, Kesehatan, Rehabilitasi, Pengelolaan Basan, dan Keamanan, Alfonsus Wisnu Ardianto, bertempat di Aula Lapas Pekanbaru belum lama ini.

“Besar harapan kita bersama nantinya WBP memiliki skill tersendiri yang terampil dan mandiri sehingga dapat dimanfaatkan untuk menjalani kehidupan setelah bebas nanti,” harap Maizar.

Pelatihan kemandirian yang diberikan berupa Barista, Barbershop, Pengelasan, Pembuatan Plat Kendaraan dan Pelatihan Sayur Organik Menggunakan Metode Hidroponik. “Dengan adanya pelatihan kemandirian ini, manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh WBP tapi juga diperkirakan akan menambah pemasukan ke kas Negara,”terangnya.

Salah satu kegiatan narapidana di lembaga pemasyarakatan kelas dua pekanbaru adalah pembinaan kemandirian yaitu salah satunya membuat jas jas hujan di mana jas hujan ini sudah kita pasarkan di wilayah riau khususnya dan juga sampe ke sumatera barat.

Lanjut dia, melihat peningkatan minat dan bakat warga binaan cukup besar, maka hal itu dapat menjadi proses pembentukan karakter dan sikap warga binaan, yang akan keluar dari Lapas nantinya.

Menurutnya jika hanya membekali kreativitas, tanpa sikap entrepreneur yang kokoh, mereka nantinya akan rendah diri dan takut bergaul. “Kita harus siapkan mereka agar tidak minder.

Mereka warga binaan harus percaya diri membangun masa depan dengan usaha yang sudah pernah dibina Lapas. Itu akan membawa mereka untuk semakin maju secara ekonomi dan jiwa,” pungkasnya.

“Sebenarnya pembangunan zona Integritas memerlukan langkah-langkah yang strategis untuk menyukseskannya menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) seperti komitmen pemimpin dan seluruh pegawai,” ungkapnya.

Selain itu lanjutnya, kemudahan pelayanan program yang menyentuh masyarakat, monitoring dan evaluasi yang berkelanjutan serta strategi komunikasi agar bisa memastikan aktivitas dan inovasi yang dilakukan agar diketahui masyarakat Riau.

Ia juga mengatakan tahap terpentingan yang harus dipersiapkan dengan matang adalah tahap pembangunan, yang berarti integritas instansi melalui berbagai perubahan pada perbaikan dengan terencana terukur dan sistematis.***

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Reporter : Hery
Editor : Sat

By DETIKINDONESIAN.COM

Portal Berita Detikindonesian.com hadir sebagai media alternatif bagi pembaca, sebagai media pemberitaan penyeimbang dengan gaya penulisan dan peliputan lebih kritis, berani dan mencerdaskan serta mengedepankan nilai-nilai kemanusian, dan tulus mengabdi kepada kepentingan publik. Detikindonesian.com merupakan media siber di bawah naungan PT Media Detik Indonesian.Yang berpusat di Kota Pekanbaru dan Bekasi. Detikindonesian.com saat ini dalam proses verifikasi administrasi Dewan Pers dan sedang dalam tahap akhir proses verifikasi.

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com