Rab. Jan 20th, 2021

DETIKINDONESIAN.COM | PEKANBARU – Balai Pemasayarakatan Kelas II Pekanbaru melakukan tinjauan kepada warga binaan pemasyarakatan yang mendapatkan program integrasi dan asimilasi diwilayah Kota Pekanbaru.

JFT Pembimbing Pemasyarakatan Pertama Balai Pemasyarakatan Kelas II Pekanbaru Meila Khatami mengatakan kami dari Bapas Pekanbaru melakukan mekanisme pelaksanaan Permenkumham No.10 tahun 2020 tentang syarat pemberian asimilasi dan hak integrasi bagi narapidana dan anak dalam rangka pencegahan dan penanggulangan penyebaran covid19 kami selaku PK Bapas Pekanbaru melakukan pembimbingan dan pengawasan.

Pembimbingan dan pengawasan secara daring ( menggunakan media telepon,sms,whatsapp group/ video call) minimal 1 kali dalam seminggu untuk yang asimilasi dan 1 kali dalam sebulan untuk yanh integrasi dan jika diperlukan kami langsung mengunjungi temat tinggal klien atau tempat klien buka usaha,”ucapnya Meila Khatami saat diwawancarai detikindonesian.com. Selasa.(6/5/2020).

Meila Khatami menjelaskan kami selaku PK (pembimbing kemasyarakatan) sangat bangga dan mendukung mereka karena hal tersebut sesuai dengan tujuan Pemasyarakatan yakni reintegrasi sosial seperti yang dilakukan Lia Purnama Sari warga binaan dari Lapas Kelas IIA Pekanbaru yang mendapatkan intgrasi yang membuka usaha jus buah dan Sumarni warga binaan yang dari Lapas Bangkinang yang bekerja diwarung makan.

“Kita perlu sinergi dan terutama kepada keluarga dan masyarakat kami bermohon saling mendukung dan tidak lagi memberikan stigma negatif kapada klien bapas.kita lakukan pendekatan dan beri mereka kesempatan untuk menjadi pribadi yang lebih baik kedepannya,”harapnya Ella sapaannya.

Lia Purnama Sari mantan warga binaan lapas kelas IIa Pekanbaru menambahkan saya mendapatkan program intgrasi dengan kasus narkoba sangat senang dikunjungi petugas dari Bapas Pekanbaru jadi mereka bisa tau keseharian saya selama bebas bersyarat dari lapas.

“saya banyak hal diajarkan didalam lapas seperti tata boga,menyalo dan banyak kegiatan lagi kegitannyang saya belajar saya terapkan disaat saya keluar denga membuka usaha jualan es buah dan pacar cina didaerah kartama Kota Pekanbaru,”ungkap Lia.

Lia wanita kelahiran 1989 mengharapkan untuk semua mantan napi yang baru bebas untuk berbuat baik dan tidak mengulanginya lagi jangan sampai masuk penjara lagi dan masih banyak kesempatan kita untuk berusaha kerja kalau kita punya niat baik.

“tetap semangat melakukan perubahan untuk kita semua,”tutupnya Lia.***

 

 

 

 

 

 

 

 

Penulis : Sat
Redaktur : Emy

By DETIKINDONESIAN.COM

Portal Berita Detikindonesian.com hadir sebagai media alternatif bagi pembaca, sebagai media pemberitaan penyeimbang dengan gaya penulisan dan peliputan lebih kritis, berani dan mencerdaskan serta mengedepankan nilai-nilai kemanusian, dan tulus mengabdi kepada kepentingan publik. Detikindonesian.com merupakan media siber di bawah naungan PT Media Detik Indonesian.Yang berpusat di Kota Pekanbaru dan Bekasi. Detikindonesian.com saat ini dalam proses verifikasi administrasi Dewan Pers dan sedang dalam tahap akhir proses verifikasi.

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com