Kam. Jan 21st, 2021

 

DETIKINDONESIAN.COM|PEKANBARU – Dua orang pelaku pengedar 2 kilogram ganja kering, terciduk aparat Badan Narkotik Nasional (BNN) Bali. Penangkapan ini, setelah pelaku menerima paket barang haram itu dari pengiriman jasa ekspedisi Denpasar Bali, kemaren.

Hasil penangkapan ini, berdasarkan kerjasama antara BNN Riau dan BNN Bali saat pengembangan kasus temuan 4 kilogram paket ganja kering di Terminal Cargo Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, melalui pemeriksaan X-Ray, pada Jumat (3/4/2020) lalu.

Penyelidikan awal, barang haram ini rencananya akan dikirimkan kedua wilayah yakni Bali dan Bandung. Masing-masing tempat ini akan mendapatkan paket 2 kilogram ganja kering dari Pekanbaru.

“Untuk tujuan ke Bali, Tim Pemberantasan BNNP Bali berhasil menangkap dua orang tersangka penerima paket ganja kering di sana,” kata Kepala BNNP Riau, Brigjen Untung Subagyo melalui Kepala Bidang (Kabid) Pemberantasan, Kompol Khodirin, Rabu (8/4/2020).

Sebelumnya, tim BNNP Riau melakukan kordinasi dengan petugas BNNP Bali, untuk mengusut alamat penerima paket ganja kering 2 kilogram. Namun, hasil penyelidikan, kata dia alamat tersebut palsu.

Lanjut dia, saat kurir ekspedisi mengirimkan paket sesuai alamat penerima yang tertera di resi, yaitu di Jalan Letda Reta, Gang X Nomor 450, petugas BNNP Bali melakukan pemantauan di sekitar alamat tersebut, kemaren.

“Namun sekian lama, si penerima paket tak kunjung datang mengambilnya. Lalu sesuai SOP nya, ekspedisi kembali membawa pulang paket untuk si penerima mengambilnya esok dikantor,” sambungnya.

Sementara itu, petugas yang memantau pergerakan paket ganja keriang, si penerima akhirnya datang untuk mengambil paket dari kantor Tiki. Usai membawa keluar barang tersebut, petugas langsung menangkapnya.

“Dua tersangka masing-masing berinisial BTP (23) dan Iqbal (28). Mereka merupakan residivis yang baru saja dibebaskan terkait upaya pencegahan penyebaran virus corona atau covid-19 di Lapas,” terangnya.

Dua orang ini diketahui merupakan jaringan pengedar gelap ganja, yang dikendalikan oleh Napi berinisial MF di Lapas Kerobokan, Kabupaten Badung, Bali.

Para tersangka dijerat Pasal 114 Ayat (2) atau Pasal 111 Ayat (2) Jo Pasal 132 ayat 1 Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika.

 

Penulis : Hery
Redaktur : Emy

 

By DETIKINDONESIAN.COM

Portal Berita Detikindonesian.com hadir sebagai media alternatif bagi pembaca, sebagai media pemberitaan penyeimbang dengan gaya penulisan dan peliputan lebih kritis, berani dan mencerdaskan serta mengedepankan nilai-nilai kemanusian, dan tulus mengabdi kepada kepentingan publik. Detikindonesian.com merupakan media siber di bawah naungan PT Media Detik Indonesian.Yang berpusat di Kota Pekanbaru dan Bekasi. Detikindonesian.com saat ini dalam proses verifikasi administrasi Dewan Pers dan sedang dalam tahap akhir proses verifikasi.

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com