Jum. Jan 22nd, 2021

DETIKINDONESIAN.COM | PEKANBARU – Sejumlah warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II Kota Pekanbaru, kini mempunyai banyak kegiatan dan kreatifitas baru. Selain kerajinan tangan dan peternakan, mereka juga menjalani kreatifitas di bidang Konfeksi jas hujan. Hasilnya pun tak kalah dari barang barang yang ada di pasaran.

Sejak dipimpin Maizar Bc.IP.S.Sos Lapas Kelas II A Pekanbaru mengalami banyak perubahan baik fisik maupun mental. Fisik bangunan lapas dan juga mental warga binaan pemasyarakatan (WBP) dan petugas sipir.

Ketika detikindonesian.com mengunjungi ke ruang Bimbingan Kerja (Bimker) Lapas Kelas II A Pekanbaru, Senin (27/03/2020) juma’at siang, sejumlah warga binaan tampak serius menyalurkan kreatifitasnya dengan kegiatan membuat jas hujan.

Kegiatan-kegiatan yang sifatnya positif serta bermanfaat bagi warga binaan lapas Pekanbaru ini untuk mengasah keterampilan warga binaan.Walaupun di dalam penjara mereka tetap terus berkarya.

Sebelumnya warga binaan pemasyarakatan Pekanbaru ini telah ikuti Pelatihan Keterampilan Pembuatan jas hujan di Lembaga Permasyarakatan Kelas 2 Pekanbaru, Pelatihan yang yang dilaksanakan ini bekerjasama dengan salah satu perusahaan dari Pekanbaru, dan kedepanya ini akan kontrak selama 2 tahun.

Salah satu kegiatan narapidana di lembaga pemasyarakatan kelas dua pekanbaru adalah pembinaan kemandirian yaitu salah satunya membuat jas jas hujan di mana jas hujan ini sudah kita pasarkan di wilayah riau khususnya dan juga sampe ke sumatera barat.

Namun karena akhir ini telah terjadi dampak virus korona, kami seluruh keluarga besar lembaga pemasyarakatan kelas dua pekanbaru rencananya akan sumbangkan jas hujan ini untuk para dokter para perawat yang ada di rumah sakit khususnya di pekanbaru mungkin itu partisipasi kami kepada masyarakat khususnya.

Kami sangat peduli kepada dokter dan perawat agar mereka pun tidak terkena virus cerona ini, Rencananya kita akan sumbangkan memang tidak banyak mungkin sekitar sepuluh lusin atau dua puluh lusin sebagai tanda partisipasi kami dari lembaga pemasyarakatan.

Lanjut dia, melihat peningkatan minat dan bakat warga binaan cukup besar, maka hal itu dapat menjadi proses pembentukan karakter dan sikap warga binaan, yang akan keluar dari Lapas nantinya.

Menurutnya jika hanya membekali kreativitas, tanpa sikap entrepreneur yang kokoh, mereka nantinya akan rendah diri dan takut bergaul. “Kita harus siapkan mereka agar tidak minder.

Mereka warga binaan harus percaya diri membangun masa depan dengan usaha yang sudah pernah dibina Lapas. Itu akan membawa mereka untuk semakin maju secara ekonomi dan jiwa,” pungkasnya.***

 

 

 

 

 

 

 

Penulis : TIM

Redaktur : SAT

By DETIKINDONESIAN.COM

Portal Berita Detikindonesian.com hadir sebagai media alternatif bagi pembaca, sebagai media pemberitaan penyeimbang dengan gaya penulisan dan peliputan lebih kritis, berani dan mencerdaskan serta mengedepankan nilai-nilai kemanusian, dan tulus mengabdi kepada kepentingan publik. Detikindonesian.com merupakan media siber di bawah naungan PT Media Detik Indonesian.Yang berpusat di Kota Pekanbaru dan Bekasi. Detikindonesian.com saat ini dalam proses verifikasi administrasi Dewan Pers dan sedang dalam tahap akhir proses verifikasi.

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com